SELAMAT BERTAMBAH KEGAGALAN
Gak
nyangka setahun telah berlalu. Perlahan maju menyentuh seperempat abad. Ketika
banyak yang memberikan “bumbu” perayaan di hari pergantian ini, ada satu sosok
yang lagi rame jelekin dirinya sendiri. Payah. Karena setiap tahun pasti begini;
gak ada prestasi, gak ada gapaian berarti, gak ada langkah yang bisa dibanggain,
dan ngerasa gak ngapa-ngapain.
Dua
puluh lima tahun berlalu berasa kedipan mata, kumpulan langkah-langkah yang
tidak bermutu. Melihat tahun kelahiran dirayakan, seakan merayakan
kegagalan-kegagalan yang akan datang. Akhirnya mencoba untuk merasakan hari
spesial ini seperti hari-hari biasa. Yang nyatanya, memang gak ada bedanya.
Mungkin
kita juga tidak perlu mengglorifikasi kejadian berulang per satu kali revolusi
bumi ini. Tapi jika momen ini selalu bikin kecewa dengan diri sendiri, mungkin
yang kita perlukan bukan ambisi baru, tapi sudut pandang baru. Untuk melihat
dibalik gagal-gagalmu, ada banyak sekali kebaikan berlalu. Perbincangan jenaka
yang mewarnai momen sederhana, menggores senyuman atau air mata.
Rintik-rintik
hujan yang membasahi terotoar, jadi area balapan antara kamu dan kawan. Candaan
sederhana yang tidak terasa menghadirkan bahagia, tanpa terasa menghapus sedih
suatu hati di sana. Salam yang kamu beri dan terima, mengiring rahmat-Nya agar
selamat sampai tiba. Tangisan-tangisan dalam doa yang membuat hatimu tenang,
meski jawabannya belum ada. Salat-salatmu yang mengundang isak tangis, tapi
malu-malu, mengingat dosa, atau bacaannya yang begitu menghanyutkan kalbu.
Malam-malam yang penuh renungan, apakah ada salah yang dilakukan. Maaf-maaf
yang kamu beri dalam sunyi, tanpa balas, tanpa ada yang peduli. Sabarmu,
tangismu, bertahanmu dengan diri sendiri sampai detik ini.
Tidak
perlu besar tapi perlu diingat. Sebab semua itu adalah kebaikan dari sisi-Nya.
Yang senantiasa ada tapi kita lupa karena terlalu sibuk kecewa. Mungkin besok
kita tetap menjadi manusia biasa atau manusia yang seperti biasanya. Tapi
paling tidak, kita sudah paham bahwa kebaikan-kebaikan kecil itu. Momen-momen
sederhana itu, nikmat-nikmat itu, sangat berarti untuk disyukuri.
Selamat
bertambah usia, jangan lupa banyakin ibadah.
😊

Komentar
Posting Komentar